Menuju Pertanian Modern Berkelanjutan, Distan Buleleng Gelar Diklat ‘Rice Transplanter’
BULELENG – Berbagai upaya menuju pertanian modern, efektif dan berkelanjutan untuk ketahanan pangan daerah dan swasembada pangan nasional, terus dilakukan Pemkab Buleleng melalui Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Buleleng.
Tak hanya pemenuhan sarana prasarana pertanian, melalui pendidikan dan pelatihan (diklat) penggunaan ‘Rice Transplanter’, alat tanam padi kepada para petani juga diharapkan mampu mempercepat proses tanam sekaligus mengoptimalkan produktivitas pertanian.
“Langkah transformasi pertanian dari traduisional ke modern, dari manual dengan tenaga manusia ke teknologi mekanisasi bahkan sampai digitalisasi ini kita lakukan, untuk menekan biaya saprodi pada tingkat petani,” ungkap Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) Kabupaten Buleleng, Gede Melandrat usai kegiatan di Subak Busungbiu Kecamatan Busungbiu, Minggu (23/11/2025).
Kadistan Melandrat menegasakan, Distan Buleleng hadir ditengah petani sebagai sahabat dari Pahlawan Pangan dalam upaya meningkatkan wawasan dan ketrampilan para petani dalam mengelola lahan sehingga bisa mempercepat proses tanam, mengefisiensi tenaga/kerja petani dan mengoptimalkan produktifitas.
“Melalui pelatihan yang tidak hanya diikuti petani dari Subak Busungbiu, tetapi juga perwakilan petani dari berbagai kecamatan di Buleleng, para petani diberikan pemahaman teknis mengenai cara pengoperasian alat Rice
Transplanter, dari penyiapan bibit hingga perawatan alat, sehingga dapat mempercepat proses tanam, mengurangi beban kerja dan meningkatkan ketepatan waktu tanam demi produktifitas yang lebih optimal,” terangnya.
Transformasi inovasi, teknologi pertanian ini juga sekaligus wujud nyata dari komitmen Pemkab Buleleng melalui Distan Buleleng dalam meningkatkan kapasitas petani menuju pembangunan sektor pertanian modern, efektif dan berkelanjutan. (kar/jon)